Selasa, 16 April 2013

MAMA



Resensi :

  • Sutradara               : Andres Muschietti
  • Produser                : J. Miles Dale, Barbara Muschietti, Guillermo Del Toro
  • Penulis Naskah       : Neil Cross, Andres Muschietti, Barbara Muschietti
  • Pemain                 : Jessica Chastain (Annabel), Nikolaj Coster Waldau (Lucas), Megan Charpentier (Victoria), Isabelle Nelisse (Lilly), Daniel Kash (Dr. Dreyfuss), Hannah Cheesman (Young Mama), Julia Chantrey (Ninia)
  • Genre                    : Thriller Horror Supernatural
  • Durasi                   : 100  menit
  • Bahasa                  : English
  • Distribusi               : Universal Pictures
  • Tanggal Rilis          : 18 Januari 2013
  • Kota                     : Spain Canada
Sinopsis :

Film "MAMA" mengisahkan tentang pasca kecelakaan yang menimpa pada Victoria (Megan Charpentier) dan adiknya Lily (Isabelle Nelisse) yang kemudian dibawa oleh ayahnya kesebuah pondok tua ditengah hutan. Niat ayahnya yang ingin membunuh anaknya Victoria gagal karena akibat bantuan dari makhluk yang tidak dikenal dan tidak berwujud. Lucas (Nikolaj Coster Waldau) yakin bahwa Victoria dan Lily masih hidup. Akhirnya mereka pun ditemukan ditengah hutan dengan perubahan tingkah laku.Mereka berubah menjadi anak yang brutal dan liar, tidak seperti anak-anak pada umumnya.

Lucas berniat untuk mengurus dan merawat Victoria dan Lily. Walaupun susah untuk mengurus Victoria dan Lily, Lucas mendapat bantuan dari kekasihnya Annabel (Jessica Chastain) yang awalnya juga kewalahan mengurus Victoria dan lily. Victoria dan Lily awalnya memang bertingkah aneh, mereka sering menyebut nama "MAMA", dan semenjak Victoria dan Lily diurus dan mulai pindah kerumah Lucas dan Annabel, mulai dari situ muncullah kejadian yang aneh-aneh menimpa mereka.Sudah merawat Victoria dan Lilly membuat seseorang marah dan berniat untuk mengambil Victoria dan lilly dari tangan Lucas dan Annabel. Namun tak semudah itu, Lucas dan Annabel yang sudah sayang pada Victoria dan Lilly tidak akan pernah rela melepaskan mereka ke tangan makhluk yang aneh.

Kelebihan :

Kelebihan film "MAMA" yang paling menonjol adalah para pemainnya terutama Victoria dan Lilly  yang bermain dengan sangat cemerlang. Pada saat mereka di gubuk tua ditengah hutan ketika mereka ditemukan oleh makhluk aneh. Semua pemainnya mampu menghidupkan karakter dari mereka masing-masih. 

Kekurangan :

Kekurangan film "MAMA" yang paling kurang adalah pada saat endingnya. Ending yang tidak begitu jelas dan membingungkan, membuat penonton yang menonton menjadi heran dengan memasang muka datar. 

Penilaian :

Film "MAMA" adalah sebuah film horror yang menyenangkan. Mampu tampil mengerikan disaat-saat "MAMA" muncul. Bagi orang yang telah menyaksikan film yang sejenis mungkin tidak begitu terkejut dengan hasil dari andreas muschietti. Malah justru bisa jadi kecewa dengan hasilnya. "MAMA" memang tidak begitu menyeramkan seperti yang saya kira. Tetapi dalam menyampaikan bagian dramanya, "MAMA" memang menang. "MAMA" sungguh mampu menciptakan moment-moment yang mengharukan akan kasih sayang seorang ibu. Cukup menyentuh para penontonnya apalagi yang sering berbuat tidak sopan terhadap ibu mungkin akan berbalik menjadi lebih menyayangi ibunya Begitu pula pesan "MAMA"  jelas adalah sebuah film yang mengerikan di sebagian adegan filmnya, namun tampil lebih menyentuh dibandingkan menyeramkan seperti yang seharusnya terjadi.



Nama    : Anita Yuliani
Kelas    : 3EA05
NPM    : 10210895 


Rabu, 03 April 2013

Bahaya Kartun Dan Animasi

       Bagi sebagian orang, film animasi untuk anak-anak adalah sebenarnya bentuk lain dari pengendalian pikiran yang tidak kentara. Oleh karenanya, tidak lagi mengejutkan ketika benar-benar ada keterkaitan antara animasi dan pengendalian pikiran. Suatu insiden yang agak aneh terjadi di Jepang dimana lebih dari 700 anak mengalami mual-mual dan gejala epilepsi. Kejadian ini memicu perhatian publik secara luas untuk mempertanyakan tentang dampak fisik yang mungkin disebabkan oleh televisi dan motif di balik munculnya reaksi-reaksi fisik tersebut.

Episode dan karakter tertentu
       Agaknya kejang-kejang tersebut di sebabkan oleh episode tertentu dari film seri animasi yang saat itu sangat populr di kalangan anak muda Jepang. Ledakan warna-warni dibalik salah satu karakter populernya menggunakan cahaya kedap-kedip yang tampaknya telah merangsang sel-sel syaraf, sehingga menyebabkan serangan jantung, kesulitan bernafas, kerusakan penglihatan, dan mual-mual.
       Dikatakan bahwa cahaya kedap-kedip itu dapat memproduksi sebuah efek yang mirip dengan hipnosis; ini bukanlah laporan yang pertama kali bahwa pecandu televisi menderita serangan mirip epilepsi. Rangsangan elektronis agaknya dapat memicu munculnya serangan elektrik pada otak seseorang, yang lagi-lagi bisa menyebabkan kejang-kejang.

Senjata rahasia
       Pertanyaan yang muncul adalah apakah film-film kartun ini menggunakan lapisan tak berbahaya sebagai samaran dalam uji coba pada penggemarnya. Pentagon Amerika diduga telah meneliti tentang efek cahaya kedap-kedip guna menghasilkan senjata tidak mematikan. Sementara Rusia dikabarkan telah memproduksi sebuah virus komputer bernama 666 yang dapat mempengaruhi fungsi-fungsi tubuh dengan proses yang sama.



Buku 111 Konspirasi Menghebohkan Dunia, Jamie King, 63